Senin, 13 Agustus 2012

Activity Login


Sequence Diagram

Spesifikasi Login

           ·          Nama Use Case                       : Login
           ·          Administrator               : Administator, Mahasiswa
           ·          Deskripsi Singkat         :Use-case ini memungkinkan aktor untuk mengidentifikasikan dirinya untuk dapat masuk ke sistem dengan tingkat kewenangannya.
           ·          Basic flow                   :
1. Para aktor mengakses halam utama dari sistem
2.  Aktor Administror dan mahasiswa memasukan nama  user dan Password untuk     keperluan login.
3. Sistem melakukan pemeriksaan Kevalidan  Pada table user, dan mahasiswa di    server.
  4. Sistem Mengakses halaman utama dari user yang    bersangkutan
·         Alternative Flow    : Bila data yang dimasukan masing-masing aktor
                                    Tidak valid maka sistem akan mengirimkan pesan
error dan mengembalikan ke halaman login untuk meminta aktor melakukan login kembali(kembali ke  langkah ke-2.
·         Special Recruitment : Aktor tersebut harus terdaftar sebagai user
        ataupun  mahasiswa.
·         Pre-condition            : Aktor belum Login ke sistem.
·         Post Condition          : Aktor Masuk kedalam halaman utamanya.


Use Case Sistem Informasi pelaksanaan Ujian Pada AMIK Wahana Mandiri



Use case diagram ini menjelaskan secara umum apa yang akan dilakukan oleh sistem yang akan dirancang, dan siapa saja yang akan berinteraksi dengan sistem tersebut. Use case diagram ini juga digunakan untuk menetapkan perilaku (behavior) sistem saat sistem tersebut diimplementasikan.
Pada use case diagram gambar 3.1 dapat dilihat bahwa sistem informasi Pelaksanaan Ujian memiliki dua aktor, yaitu Administrator, User(mahasiswa). Seorang Administrator memiliki kewenangan penuh terhadap sistem, dan merupakan inheritance dari aktor User, artinya fitur-fitur dari aktor User dimiliki juga oleh aktor Administrator.Use case-use case yang ada selalu didahului dengan proses login, hal ini digambarkan dengan hubungan dependency antara use case-use case tersebut dengan use case login yang memiliki stereotype include. Pada use case diagram, setiap aktor memiliki fitur-fitur sebagai berikut:

Identifikasi/Rumusan Masalah



Seperti permasalahan yang sudah dijelaskan diatas, penulis mengemukakan rumusan masalah sebagai berikut :
1.      Bagaimanakah sistem informasi pelaksanaan ujian seperti pengambilan kartu dan pengisian KRS yang sedang berjalan pada AMIK Wahana Mandiri?
2.      Apakah sistem pelaksanaan ujian seperti pengambilan kartu dan pengisian KRS pada AMIK Wahana Mandiri sudah menggunakan komputerisasi yang optimal?

User Requirement


Elisitasi Tahap 1


Functional
Analisa Kebutuhan
Saya ingin sistem dapat:
1.
Menampilkan Form Login
2.
Menampikan Form Halaman Utama
4.
Menampilkan Input, Hapus dan Daftar Data Pengguna
5.
Menampilkan Input, Hapus, Ubah dan Daftar Data Mahasiswa
6.
Menampilkan Input, Hapus, Ubah,cari dan Daftar Data mahasiswa
7.
Menampilkan Input, Hapus, Ubah dan Daftar Data dosen
8.
Menampilkan Input, Hapus, Ubah dan Daftar Data matkuliah
9.
Menampilkan Input, Hapus, Ubah dan Daftar Data KRS
10.
Menampilkan Input, Hapus, Ubah dan Daftar Data Jadwal Kuliah
11
Menampilkan Input, Hapus, Ubah dan Daftar Data Jadwal  Ujian
11.
Menampilkan Input, Hapus, Ubah dan Daftar Data Jurusan
12.
Menampilkan Input, Hapus, Ubah dan Daftar Data kelas
13.
Menampilkan laporan data mahasiswa
14
Menampilkan Laporan Data Dosen
15
Menampilkan Laporan Data krs yang sudah di isi
16
Menampilkan Laporan Data jadwal
17
Menampilkan cetak krs
18
Menampilkan cetak jadwal kuliah
19
Menampilkan cetak  jadwal ujian
20
Menampilkan Menu Logout atau keluar

Kamis, 09 Agustus 2012

BAB IV R ANCANGAN SISTEM YANG DI USULKAN



Setelah tahap analisis sistem selesai dilakukan, maka analis sistem telah Mendapatkan gambaran dengan jelas apa yang harus dikerjakan. Tiba waktunya Perancangan Sistem Informasi sekarang bagi analis sistem untuk memikirkan bagaimana membentuk sistemtersebut.Perancangan Sistem adalah salah satu tahap dari Metodologi pengembangan sistem, dan merupakan salah satu bagian yang sangat penting di dalam itu.Tahap ini dilakukan oleh sistem designer yang melakukan interaksi dengan pengguna sistem, hasil desain dievaluasi oleh user dari sudut pandang kepentingan pemakai untuk kemudian diimplementasikan kembali oleh sistem designer.
    1. Usulan Prosedur yang Baru


    1. Metodologi Pemodelan

Didalam tahap ini menggambarkan perancangan sistem dengan menggunakan UML.Diagram UML yang akan kita gunakan dalam laporan ini antara lain: diagram use case, activity diagram, dan sequence diagram. Masing-masing penjelasannya akan dijabarkan pada bagian selanjutnya pada laporan ini

4.3.Use Case Sistem Informasi pelaksanaan Ujian Pada AMIK Wahana Mandiri


Use case diagram ini menjelaskan secara umum apa yang akan dilakukan oleh sistem yang akan dirancang, dan siapa saja yang akan berinteraksi dengan sistem tersebut. Use case diagram ini juga digunakan untuk menetapkan perilaku (behavior) sistem saat sistem tersebut diimplementasikan.

Pada use case diagram gambar 3.1 dapat dilihat bahwa sistem informasi Pelaksanaan Ujian memiliki dua aktor, yaitu Administrator, User(mahasiswa). Seorang Administrator memiliki kewenangan penuh terhadap sistem, dan merupakan inheritance dari aktor User, artinya fitur-fitur dari aktor User dimiliki juga oleh aktor Administrator.Use case-use case yang ada selalu didahului dengan proses login, hal ini digambarkan dengan hubungan dependency antara use case-use case tersebut dengan use case login yang memiliki stereotype include. Pada use case diagram, setiap aktor memiliki fitur-fitur sebagai berikut:

BAB III ANALISA SISTEM



Analisis sistem merupakan tahap yang bertujuan untuk memahami sistem, mengetahui kekurangan sistem, dan menentukan kebutuhan sistem pelaksanaan ujian pada AMIK Wahana Mandiri. Dengan menganalisis masalah dan menganalisis prosedur sistem yang sedang berjalan, maka dapat dijadikan sebagai dasar perancangan dan perbaikan pada sistem yang baru agar dapat menjadi sebuah sistem yang lebih efektif dan efisien.Proses analisa sistem ini akan diawali dengan tinjauan organisasi, dekomposisi fungsi, analisa masukan, analisa keluaran, flow map sistem berjalan, diagram alir data dan diagram overview.

3.1. TINJAUAN ORGANISASI


3.1.1. Sejarah AMIK Wahana mandiri


Pendirian Akademik Manajemen Informatika dan Komputer ( AMIK ) Wahana Mandiri atau disingkat dengan nama AMIK Wahana Mandiri, tidak terlepas dari keberadaan Yayasan Boedihardjo Sastrohadiwirjo atau disingkat dengan nama Yayasan Boe Sas. Yayasan Boe Sas adalah suatu badan yang bergerak dibidang sosial dan pendidikan. Didalam bidang pendidikan, para pendiri yayasan yang didasari oleh kesadaran ingin berperan aktif menunjang program pemerintah dalam usaha mencerdaskan bangsa. Sebagai sisi dari mata uang yang tak terpisahkan.Yayasan BoeSas didirikan di Jakarta pada tanggal 18 September 1987 dihadapan notaris Sri Rahayu, No. 40. Yayasan ini juga telah terdaftar pada kantor Pengadilan Negeri Jakarta Pusat No. 319/1987, pada tanggal 10 Desember 1987.
Cikal bakal didirikannya kampus ini di awali dengan didirikannya sebuah Lembaga Pendidikan Komputer (LPK) yang bernama LPK Informatics Wahana Mandiri, pada tahun 1997. setelah LPK ini berjalan kira-kira 3 tahun, maka tercetuslah prakarsa pendirian sebuah Akademi, sebagai suatu keinginan untuk meningkatkan kemampuan kelembagaan LPK Informatics Wahana Mandiri.Pelaksanaan dari prakarsa tersebut adalah dibentuknya Organisasi Akademi Manajemen Informatika dan Komputer (AMIK) Wahana Mandiri, berikut para personelnya. Organisasi ini bersama-sama dengan para pelaksanaan dari Yayasan BoeSas, yang akan menyelenggarakan pendirian akademi, selanjutnya disebut dengan penyelenggaraan AMIK Wahana Mandiri

BAB II LANDASAN TEORI


2.1 TEORI DASAR/UMUM
2.1.1  SISTEM

Sistem adalah suatu kumpulan atau himpunan dari unsur atau variabel-variabel yang saling terorganisasi,saling beriteraksi,dan saling bergantung sama lain
 (Fatta, 2007).Sedangkan Menurut Jerry FithGerald : sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau menyelesaikan suatu sasaran tertentu.

2.1.2  INFORMASI
       
 Informasi adalah sekumpulan fakta (data) yang diorganisasikan dengan cara tertentu sehingga mereka mempunyai arti bagi si penerima. Sebagai contoh, apabila kita memasukkan jumlah gaji dengan jumlah jam bekerja, kita akan mendapatkan informasi yang berguna. Dengan kata lain, informasi datang dari data yang akan diproses.
 (Sutarman, 2009).
Menurut Gordon B. Davis : “Informasi sebagai data yang telah diolah menjadi bentuk yang berguna bagi penerimanya dan nyata, berupa nilai yang dapat dipahami didalam keputusan sekarang maupun masadepan”